INDOMETRO.NET -
Antusiasme warga begitu meluap-luap. Tidak sekadar berpangku tangan menunggu bantuan, pemuda Batuporo Timur menjadi motor penggerak yang berdiri di garis depan. Bersama para orang tua dan tokoh masyarakat, mereka bahu-membahu menyatukan visi demi terwujudnya jalan beton yang diimpikan selama bertahun-tahun. Semangat ini menjelma menjadi aksi nyata dalam penggalangan dana yang bergerak masif di berbagai lini.
Pundi-pundi rupiah dikumpulkan melalui tiga jalur perjuangan:
• Sumbangan Mandiri Warga: Setiap kepala keluarga dengan ikhlas menyisihkan rezeki mereka. Mulai dari uang tunai hingga bantuan logistik, semua diserahkan demi fasilitas bersama.
• Gerakan Media Sosial: Para pemuda yang melek teknologi memanfaatkan kekuatan digital. Mereka menyebarkan narasi, foto, dan video aksi gotong royong ini ke media sosial untuk mengetuk hati para perantau (taneyan lanjang) asal Madura agar ikut berdonasi.
• Aksi Turun ke Jalan: Dengan penuh peluh namun tetap tersenyum, para pemuda dan warga tak ragu turun langsung ke Jalan Raya. Mereka membawa kotak amal swadaya, menyapa para pengguna jalan yang melintas untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan esensial ini.
Setiap tetes keringat dan rupiah yang terkumpul adalah bukti cinta mereka terhadap tanah kelahiran. Jalan beton ini bukan sekadar jalur transportasi, melainkan simbol kebangkitan ekonomi, kemudahan akses kesehatan, dan masa depan yang lebih cerah bagi anak cucu di Desa Batuporo Timur.
( M.SA'I )






Tidak ada komentar: