PANGKALAN BRANDAN LANGKAT - INDOMETRO.NET.
Aksi heroik dan nekat dilakukan para emak-emak di Gang Armenia, Sei Bilah, Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Tanpa takut, mereka turun langsung menghancurkan barak narkoba yang selama ini meresahkan warga, Jum'at, (9/10/2026).
Pantauan Indometro.net,dilokasi,
Kemarahan emak-emak ini memuncak bukan tanpa alasan. Mereka muak melihat anak-anak dan suami mereka menjadi korban peredaran narkoba yang semakin menggila di daerah tersebut, sementara aparat kepolisian setempat diduga tutup mata dan tidak bertindak.
"Anak kami sudah banyak yang rusak gara-gara barak ini. Kami sudah lapor ke Polsek, sudah lapor ke Polres, tapi tidak pernah diberantas. Malah makin rame. Kami duga Kapolres maupun Kapolsek tidak ingin membasmi peredaran narkoba di sini. Makanya kami hancurkan sendiri," papar beberapa emak-emak yang tak ingin disebut namanya kepada awak media Indometro.net dengan nada marah di lokasi kejadian.
Menurut warga, Gang Armenia Sei Bilah sudah lama dikenal sebagai kampung narkoba. Transaksi narkoba terjadi terang-terangan siang dan malam. Warga sudah resah dan melaporkan berkali-kali, namun barak tersebut tetap kebal hukum dan tidak pernah digerebek.
"Kalau polisi mau, satu jam saja habis itu barak. Ini sudah bertahun-tahun dibiarkan. Ada apa? Kami tanya, ada apa Kapolres dengan bandar di sini? Kami emak-emak yang bertindak karena kami sayang anak kami," teriak emak-emak lainnya.
Aksi pengrusakan ini sempat membuat panik para penghuni barak yang langsung kabur tunggang langgang meninggalkan lokasi saat diserbu emak-emak.
Warga berharap Polda Sumut dan Kapolri turun tangan mengevaluasi kinerja Polres Langkat yang dianggap gagal memberantas narkoba di Pangkalan Brandan.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Langkat AKBP Hanndry P.H Tambunan, SE., S.I.K belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan pembiaran barak narkoba di Gang Armenia Sei Bilah tersebut.
(HS.03).








Tidak ada komentar: