Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

📰 BERITA TERKINI
Memuat berita...
Memuat berita...

Minggu Kasih di Gepembri Sanggau, Kapolres Ajak Jemaat Jaga Toleransi dan Perangi Narkoba

SHEILA APRILIA BR. GULTOM
Senin, 02 November 2026
Last Updated 2026-11-02T00:53:45Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


 Sanggau, indometro.net-

Polda Kalbar  Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan Minggu Kasih di Gereja Pemberitaan Injil (Gepembri) Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (1/11/2026) pagi.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Sanggau mendekatkan diri dengan masyarakat melalui Program Polisi Bersama Masyarakat. Kapolres hadir secara langsung bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sanggau dan personel untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi jemaat.


Minggu Kasih menjadi ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap informasi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat sebagai bahan dalam menjaga keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sanggau mengingatkan jemaat dan masyarakat mengenai pelaksanaan Operasi Patuh yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Sanggau, sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Kapolres meminta masyarakat, khususnya jemaat Gepembri, menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan serta memenuhi persyaratan teknis dan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai bukan sekadar menghindari pelanggaran, tetapi merupakan bagian dari upaya melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.


“Kami mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan. Pastikan surat-surat kendaraan lengkap, gunakan perlengkapan keselamatan dan patuhi aturan yang berlaku. Keselamatan di jalan harus menjadi kebutuhan bersama, bukan hanya karena adanya operasi kepolisian,” ujar AKBP Kadek Ary.


Selain persoalan lalu lintas, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Sanggau. Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda, tetapi juga dapat menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya berbagai persoalan sosial dan tindak pidana.

Kapolres Sanggau meminta masyarakat tidak bersikap pasif apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggal. Informasi dari masyarakat dapat disampaikan kepada Polres Sanggau maupun kantor kepolisian sektor terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.


“Pemberantasan narkotika tidak mungkin hanya dilakukan oleh kepolisian. Kami membutuhkan kepedulian dan keberanian masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Lindungi generasi muda kita dengan bersama-sama memutus mata rantai peredarannya,” tegasnya.


Dalam pertemuan tersebut, AKBP Kadek Ary juga mengajak jemaat dan seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau untuk terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Kerukunan antarwarga, menurutnya, merupakan modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.


Ia secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman agama, suku dan adat istiadat yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Sanggau. Perbedaan tersebut hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk membangun kehidupan sosial yang rukun dan saling menghargai.


“Keberagaman adalah kekuatan kita. Mari terus menjaga toleransi, menghormati perbedaan keyakinan, suku dan adat istiadat, serta membangun komunikasi yang baik antarsesama. Kita ingin Sanggau tetap menjadi tempat yang aman bagi seluruh masyarakat untuk beraktivitas dan beribadah,” kata Kapolres Sanggau.


Kegiatan Minggu Kasih juga menjadi sarana bagi Polres Sanggau untuk menerima masukan dan informasi langsung dari masyarakat terkait kondisi kamtibmas, penegakan hukum maupun pelayanan kepolisian. Pola pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara polisi dan masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.


Melalui Program Minggu Kasih, Polres Sanggau berkomitmen menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan humanis. Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, jemaat dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga tercipta Kabupaten Sanggau yang aman, tertib, harmonis dan kondusif. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_


KAPERWIL KALBAR

ALANTITUS BATUAH DIP Th, C,JI.,C,.LWI.

  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan