Padang Sidimpuan, Indomentro.Net —
Sejak resmi dilantik oleh Walikota Padang Sidempuan Letnan Dalimunthe, pada Jumat 28 Agustus 2026 lalu. Nama Rendra Adyansyah seolah menjadi magnet perhatian publik. Menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang Sidempuan, Rendra tidak datang untuk sekadar duduk di balik meja. Justru bisa dikatakan hampir jarang sekali duduk di kursi bersama meja kerjanya di Kantor Satpol PP yang baru. Kini, tepat menuju 20 hari perjalanannya memimpin pasukan penegak Perda, banyak apresiasi dan kontroversi datang silih berganti.
Namun hal itu tidak menyulutkan langkahnya untuk terus menjalan tugas dengan profesional dan maksimal. Tangan dingin Rendra telah menyentuh setidaknya Beberapa masalah menahun pelanggaran Perda yang selama ini dianggap “benang kusut” di Kota Padang Sidimpuan perlahan teruraikan.
Mulai dari penataan kawasan pasar minggu, pasar panorama dan pasar jangkar yang selama ini semrawut, perlahan wajah pasar tersebut mulai berubah lebih baik dan bersih serta tertib. Lalu, bersama jajaran dinas terkait penataan dan pembersihan kawasan wisata dari ego sektoral pedagang membuat nama baik kota Padangsidimpuan tercoreng pun kini mulai menunjukan angin segar perubahan. Dan hingga pengembalian fungsi sarana publik seperti Kantor Satpol , Toartoar, kembali ramah bagi warga pejalan kaki mulai dirasakan.
Langkah lurus Rendra tentu tak selamanya mulus. Baginya, penegakan Perda adalah harga mati, meski risiko yang dihadapi tidaklah ringan. Pujian datang dari warga yang merindukan ketertiban, namun tak sedikit pula cacian hingga resistensi dari pihak-pihak yang merasa ruang geraknya terganggu.
“Saya hanya menjalankan tugas. Penegakan aturan memang terkadang terasa pahit bagi sebagian orang, tapi ini demi kebaikan wajah kota Padangsidimpuan kita. Nyawa pun saya pertaruhkan demi Ratusan ribu jiwa lebih warga kota Padang Sidempuan. Apalagi dalam sumpah jabatan jelas diikrarkan untuk siap mengabdi bagi bangsa dan negara serta kepentingan masyarakat,” ungkap Rendra saat dikonfirmasi Dari WhatsApp , mengenai dinamika di lapangan.."
(Aris)





