Kuala Lumpur, Indometro.net — Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) kembali menjadi sorotan publik pada Jumat (28/8/2026). Perhatian tertuju pada laporan mengenai penemuan jasad seorang pria di ruang roda pendaratan sebuah pesawat yang berada di kawasan Kuala Lumpur International Airport.
Menurut laporan media Malaysia, jasad pria yang identitasnya belum diketahui tersebut ditemukan di dalam ruang roda pendaratan pesawat. Polisi kemudian membawa jenazah ke Serdang Hospital untuk proses pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian karena lokasi penemuan berada di bagian pesawat yang memiliki akses sangat terbatas. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban serta bagaimana pria tersebut dapat berada di dalam ruang roda pendaratan pesawat.
KLIA Juga Tengah Menjadi Sorotan karena Pengaturan Penerbangan
Selain kasus tersebut, Kuala Lumpur International Airport memang sedang menjadi perhatian terkait pelaksanaan rangkaian Hari Kebangsaan Malaysia ke-69.
Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) sebelumnya mengumumkan penutupan sementara ruang udara Kuala Lumpur pada 26–28 Agustus 2026 pukul 11.00–12.00 waktu Malaysia untuk latihan lintas hormat udara. Penutupan juga dijadwalkan pada 29 Agustus dan 31 Agustus untuk geladi serta pelaksanaan flypast Hari Kebangsaan.
Kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan yang berangkat maupun tiba di KLIA harus menyesuaikan jadwal. Malaysia Airlines juga telah mengumumkan penjadwalan ulang sejumlah penerbangan yang terdampak penutupan ruang udara tersebut.
Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui KLIA Terminal 1, penumpang disarankan mengecek status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai.
Malaysia Airlines juga mengimbau penumpang yang melakukan perjalanan pada periode padat untuk datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi perubahan jadwal dan kepadatan penumpang.
Sementara itu, kasus penemuan jasad di ruang roda pendaratan pesawat masih dalam penanganan kepolisian Malaysia. Identitas korban dan kronologi lengkap kejadian masih menunggu hasil penyelidikan.
(TimRed)




