Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

📰 BERITA TERKINI
Memuat berita...
Memuat berita...

Menjaga Generasi Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Pelajar tentang Bullying hingga Keselamatan di Jalan

Redaksi
Selasa, 13 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-13T06:37:05Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
INGIN JADI WARTAWAN KAMI??


 Sanggau, indometro.net-

Polda Kalbar  Membangun kesadaran sejak usia dini menjadi perhatian Polsek Sekayam melalui kegiatan Police Go To School di SD Negeri 23 Munyau, Dusun Munyau, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (12/10/2026). Kegiatan diisi dengan edukasi tentang pencegahan bullying, bahaya penyalahgunaan lem Fox, serta pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas.


Giat tersebut dipimpin Ps. Kanit Binmas Polsek Sekayam Aipda Saefudin bersama Bhabinkamtibmas Desa Kenaman Bripka Yan Maro, dan Bhabinkamtibmas Desa Balai Karangan Brigpol Syawal Rahmaddani. Serta dihadiri Kepala Sekolah bersama dewan guru serta para siswa dan siswi SD Negeri 23 Munyau turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.


Dalam penyampaiannya, Aipda Saefudin mengajak para pelajar untuk membangun pertemanan yang sehat dengan menghindari segala bentuk perundungan atau bullying. Para siswa diingatkan bahwa tindakan bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat dilakukan melalui ucapan, ejekan, penghinaan, maupun media sosial.

Para pelajar juga diminta membiasakan diri untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama teman. Jika menemukan atau mengalami tindakan perundungan, siswa diminta tidak memilih diam, melainkan segera menyampaikan kepada guru, pihak sekolah, orang tua, maupun kepolisian agar dapat ditangani secara tepat.


Selain persoalan bullying, edukasi juga diarahkan pada pencegahan penyalahgunaan lem Fox maupun bahan sejenisnya. Polisi mengingatkan para siswa agar tidak menghirup uap lem untuk mendapatkan efek memabukkan karena kebiasaan tersebut dapat membahayakan kesehatan dan memberikan dampak buruk terhadap perkembangan diri serta masa depan pelajar.


Dalam kesempatan yang sama, pelajar juga diajak menjauhi kebiasaan merokok dan berbagai perilaku negatif lainnya. Polisi mendorong siswa mengisi masa pertumbuhan dengan kegiatan positif, seperti belajar, berolahraga, mengembangkan bakat, serta membangun pergaulan yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.

Edukasi keselamatan berlalu lintas turut menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para siswa yang telah menggunakan kendaraan bermotor diingatkan agar memperhatikan persyaratan berkendara, menggunakan helm berstandar SNI, membawa kelengkapan surat kendaraan, tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.


Bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan usia maupun kelengkapan berkendara, polisi menegaskan agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sendiri.


Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan anak sekaligus pengguna jalan lainnya, karena keselamatan di jalan merupakan kebutuhan utama dan keluarga selalu menanti kepulangan mereka di rumah.


Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S. Sos., M.A.P. menjelaskan, kegiatan Police Go To School merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran hukum dan karakter disiplin pelajar sejak dini. Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk memberikan pemahaman mengenai perilaku yang aman, bertanggung jawab, serta menghargai orang lain.


“Anak-anak adalah generasi yang sedang membentuk karakter. Karena itu, edukasi mengenai perundungan, penyalahgunaan bahan berbahaya, maupun keselamatan berlalu lintas perlu diberikan sejak dini dengan bahasa yang mudah dipahami. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, saling menghormati, berani menyampaikan apabila menghadapi persoalan, dan mampu menjaga keselamatan dirinya,” ungkapnya.


Dalam kegiatan tersebut juga Polsek Sekayam juga memperkenalkan layanan Kepolisian 110 kepada para pelajar dan pihak sekolah sebagai sarana untuk meminta bantuan atau melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tindak pidana, kecelakaan, maupun keadaan darurat lainnya. Layanan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab serta tidak digunakan untuk panggilan palsu atau penyalahgunaan layanan.


Melalui kegiatan Police Go To School ini, Polsek Sekayam menegaskan bahwa pencegahan perilaku negatif di kalangan pelajar membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat.


Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat kedisiplinan, kesadaran hukum, kepedulian antarsesama, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_


KAPERWIL KALBAR

ALANTITUS BATUAH Dip Th C,JI., C, LWI.

  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Tidak ada komentar:

Iklan