CILACAP, INDOMETRO. NET-
Siswa kelas XI MAN 2 Cilacap, berinisial ERV (16) tahun di duga menjadi korban perundungan (Bullying) yang di lakukan oleh teman-teman sekelasnya. Korban ERV (16) tahun mengalami luka akibat peristiwa tersebut.
Pihak orang tua korban WR (44) tahun, menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Selasa (29/9/2026) di saat anak-anak sekelas sedang istirahat sekitar pukul 10.15 WIB di lingkungan sekolah MAN 2 Cilacap yang beralamat di JL. KH. Sufyan Tsauri, Cigaru, Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Di duga tiga teman sekelasnya menyeret lalu menedang, memukul dan melempar buntung rokok yang masih menyala ke kelopak mata korban, hingga kelopak mata korban melepuh dan luka. Kemudian orang tua korban membawa anaknya tersebut ke RSUD Majenang untuk berobat dan visum.
" Korban anak saya di seret, di tendang, di pukuli dan di lempar buntung rokok yang masih menyala ke kelopak mata, sampai kelopak mata melepuh dan luka" kata orang tua korban, kamis(1/10/2026) di Polsek Majenang ketika melaporkan kejadian tersebut.
Menurut kuasa hukum orang tua korban ERV(16) tahun, Dismo, SH, saat mendampingi orang tua korban dan anak korban ketika melapor ke Polsek Majenang, Polresta Cilacap, mengatakan bahwa kasus ini terjadi karena korban menagih utang uang sebesar limapuluh ribu rupiah yang di pinjamkan nya kepada pelaku, pelaku kemudian mengancam apabila uang di tagih terus pelaku akan memukuli korban. Pelaku anak berinisial (IA) di bantu sesama teman-temanya berinisial (DN) dan (AD) ketika melakukan perundungan tersebut.
" Sebetulnya pihak MAN 2 Cilacap melalui guru dan pihak orang tua pelaku sudah sempat minta maaf dan mendatangi orang tua korban, namun pihak orang tua korban tetap minta kasus ini lanjut di proses hukum, kasus dugaan perundungan(bullying) ini kami laporkan ke Polsek Majenang, Polresta Cilacap untuk segera di proses hukum lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku, dan kami minta agar pelaku anak secepatnya di proses " ungkap kuasa hukum orang tua korban.





Tidak ada komentar: