PADANG SIDIMPUAN, Indomentro.Net -
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menegaskan komitmennya mendukung pengembangan lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat Padangsidimpuan sebagai Kota Pelajar. Hal itu disampaikan Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, saat menerima audiensi SD-SMP Plus Islam Terpadu Padangsidimpuan di Ruang Audiensi Wali Kota, Jumat (11/9/2026).
Audiensi tersebut membahas perkembangan sekolah, penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, serta rencana peresmian gedung SD Plus Islam Terpadu di Desa Pudun Jae.
Wali Kota menyambut baik perkembangan Yayasan Keluarga Besar Muhammad Soman Daulay dan menegaskan bahwa pemerintah akan terus membangun kolaborasi dalam mendukung kebutuhan pendidikan.
“Jadi saya berharap dengan kerja sama yang baik selama ini, silakan kita jaga dan tingkatkan. Sehingga nanti sarana dan prasarana apa yang bisa kita bantu, pemerintah akan hadir. Yakinlah, kami yang jelas siap bekerja sama dan mendukung,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan pentingnya pembangunan pendidikan berbasis data dan skala prioritas, sehingga dukungan pemerintah dapat diberikan berdasarkan kebutuhan dan penilaian teknis.
“Cara membangun berbasis data itu penting. Kita harus ada big data. Inilah yang kita telaah, kita analisis, sehingga nanti bisa kita ajukan dari sekian sekolah. Tentu ada skala prioritas,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Keluarga Besar Muhammad Soman Daulay, Umar Halomoan Daulay, menyampaikan bahwa SD-SMP Plus Islam Terpadu Padangsidimpuan telah berkembang sejak mulai menerima peserta didik pada tahun pelajaran 2022/2023. Hingga tahun keempat, jumlah siswa mencapai 288 orang, dengan pola pendidikan full day dan boarding.
Ia menjelaskan, pengembangan sekolah juga ditandai dengan pemisahan lokasi pendidikan, yakni SMP di Desa Aek Tuhul dan SD di Desa Pudun Jae. Pihak yayasan berharap Wali Kota berkenan hadir meresmikan gedung SD tersebut pada 19 September 2026.
“Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat menopang visi-misi Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam menjadikan kota ini sebagai kota pendidikan,” ujar Umar.."
(Aris)





