KOTA PADANG SIDIMPUAN, Indomentro.Net -
Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui TP PKK Kota Padangsidimpuan menerima pelaksanaan evaluasi Desa/Kelurahan Binaan kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara di Desa Perkebunan PK, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Selasa (22/9/2026).
Evaluasi tersebut menjadi momentum untuk melihat penerapan PHBS sekaligus keberlanjutan berbagai kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan yang diwakili Staf Ahli II TP PKK Kota Padangsidimpuan, Ny. Minta Rahmat Marzuki, menyampaikan bahwa evaluasi tidak semata-mata dipandang sebagai perlombaan, tetapi sebagai sarana edukasi dan evaluasi diri untuk memperkuat budaya hidup bersih dan sehat.
“Proses evaluasi ini adalah sarana edukasi, tolok ukur, serta momentum pembuktian atas komitmen bersama dalam mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat, mandiri, dan berbudaya bersih,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, mengapresiasi kerja sama TP PKK, kader kesehatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga dalam menerapkan PHBS.
“Yang jauh lebih utama adalah evaluasi ini menjadi sarana pembinaan, pembelajaran, dan perbaikan berkelanjutan,” katanya.
Sekda juga mengajak masyarakat menjadikan PHBS sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika berlangsung penilaian.
Anggota Pokja IV TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Syukur Harahap, S.Gz, mengatakan evaluasi diarahkan untuk melihat sejauh mana kebiasaan hidup sehat telah tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Kita ingin melihat program yang tidak hanya terlihat baik pada saat penilaian, tetapi dijalankan secara konsisten, melibatkan masyarakat, didukung pemerintah desa atau kelurahan, serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi PHBS dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) tahun ini melibatkan enam nominasi kabupaten dan tiga nominasi kota di Sumatera Utara.
Melalui evaluasi tersebut, diharapkan praktik baik yang telah .."
(Aris)




