Jakarta, Indometro.net- Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang ingin mengetahui harga terbaru Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Berdasarkan harga yang berlaku pada 19 Agustus 2026, sejumlah harga BBM nonsubsidi Pertamina masih mengacu pada penyesuaian yang diberlakukan sejak 1 Agustus 2026. Sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tidak mengalami perubahan.
Daftar Harga BBM Pertamina Agustus 2026
Untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sejumlah wilayah Jawa, harga BBM Pertamina tercatat sebagai berikut:
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Pertalite | Rp10.000 |
| Bio Solar | Rp6.800 |
| Pertamax | Rp15.950 |
| Pertamax Green 95 | Rp16.600 |
| Pertamax Turbo | Rp18.300 |
| Dexlite | Rp19.700 |
| Pertamina Dex | Rp21.150 |
Harga tersebut menunjukkan Pertamax turun Rp300 per liter, dari sebelumnya Rp16.250 menjadi Rp15.950. Pertamax Green 95 turun Rp400 menjadi Rp16.600, sedangkan Pertamax Turbo turun Rp1.000 menjadi Rp18.300 per liter.
Sementara itu, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter. Harga Dexlite dan Pertamina Dex juga tidak mengalami perubahan untuk wilayah PBBKB 5 persen.
Harga BBM Bisa Berbeda di Setiap Daerah
Masyarakat perlu memperhatikan bahwa harga BBM nonsubsidi dapat berbeda berdasarkan wilayah. Salah satu faktor yang memengaruhi perbedaan harga adalah besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.
Sebagai contoh, untuk sejumlah wilayah dengan PBBKB 7,5 persen, harga Pertamax tercatat Rp16.300 per liter, sedangkan Pertamax Turbo Rp18.700 per liter dan Dexlite Rp20.150 per liter.
Karena itu, masyarakat yang ingin mengisi BBM sebaiknya mengecek harga yang berlaku di SPBU wilayah masing-masing sebelum melakukan pengisian.
Harga BBM Jadi Perhatian Masyarakat
Perubahan harga BBM menjadi salah satu informasi ekonomi yang banyak diperhatikan karena berkaitan langsung dengan biaya transportasi dan aktivitas masyarakat.
Dengan harga Pertalite dan Bio Solar yang masih tetap, sementara beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan, masyarakat memiliki pilihan bahan bakar sesuai kebutuhan dan spesifikasi kendaraan masing-masing.
(RedTim)




